Terbaring oleh Manusia 1

Aku terbaring dan tidak berani bersuara Hanya menahan sakit karena rantai yang membelengguku Terkadang, aku melihat tetesan darah segar ...

Masa Lalu 3

--- Katanya sejarah,  punya manusia, punya dewa. Didongengkannya kisah-kisah,  ibarat dunia, ibarat surga. ---  Alkisah p...

Taman Bumi dan Senja #03 3

Bagian 03  ---  “Diya”, ibu menyebut namaku sambil terus menyisir rambutku yang selalu kusut saat sore tiba seperti sekarang, “kamu...

Taman Bumi dan Senja #02 1

Bagian 02  ---  Di sini aku berada. Di atas teras berlantaikan semen plester. Tanpa keramik dan teksturnya sedikit melukai kulit ma...

Taman Bumi dan Senja #01 0

Bagian 01  --- Pertemuan seharian itu di aula pertemuan Hotel Jayakarta Bandung baru saja selesai. Kami para pengisi acara dan pani...

Kami Saling Menyapa 17

Ketika rembulan penuh bulatannya  Ketika malam penuh dera air mata Aku menemukan lagi diriku  Seperti terbangun dari tidur panjang Mal...

Beranjak dan Berubah 9

Hampir gerah oleh ketidakmengertian... Akhirnya harus memilih menjalani dengan satu kejelasan.. Bumbu yang ada tidak prinsip, melainkan ron...

Un Easy 6

It gets too far  We're seeing one's back  We're smiling but nothing  We're close but not knowing  But you're here ...

Api dan Siluet Mimpi 6

Na na na na na na na.... Aku berdiri Sambil berkisah cerita Tentang cinta Arti sahabat terbaik Aku tak bisa memulai tanpa meminta i...

Tanda Koma 6

Bulir air pasti tenangkanku... Sujud doa pasti damaikanku.. Bersama Engkau, aku dalam pasrah.. Selalu hati, Engkau uji aku meredam ragu....

Nafasku Bukan Kamu 4

Kalau begitu, nafasku bukan kamu, melainkan Kamu... | Kamu tidak menghilang dan tiba-tiba ada. Kamu adalah oksigen sedang aku tiba-tiba ada...

I Neglect ! 0

Those people, with a half-hearted Only have a half on trying Only have a half on struggling Only have a half on loving On those peopl...

Bukan Seberapa Pantaskah Kamu 8

"Riana itu ga pantes buat loe, Bri. Loe mustinya tau itu." Roni menepuk bahuku, lalu meneruskan memainkan senar gitarnya.  ...

Kata Dariku 3

Masih... Yakin... Percaya... Tak berubah... Semua... Yakin...  Tak Kehilangan... Bahagia... Kamu... Pergi... B...

Melukis Malam dan Pantai 1

Malam dingin karena gelapnya tak bersuara. Aku terbaring bisu di tepi ranjang. Aku baru saja terjaga dari tidurku. Terbangun oleh suar...

Aku Menunggangi Angin 2

Sayap kukepakkan seolah bertarung. Beginilah cara yang aku banggakan tentang aku ini. Kadangkala kulatih cakar-cakarku dengan cengkera...

Meminta Untuk Singgah 0

Jika aku hanya seorang pemuda yang mengagumi Satu bidadari yang paling mengikat nurani dan nafasku Bagaimanakah aku harus ungkapka...

Sebaiknya Sepadan 0

"Ajak aku menghisap ganja! Kamu mau kan?" Aku dengan lantang berteriak pada Riani. Bukan karena gadis cina itu kurang tajam ...

Melepas Batas 0

Aku melihat lagi kemilau cahaya. Pendarnya merah jingga, kilaunya menerbitkan damai. Aku melayang ringan. Tanganku berayun sambil sese...

Berharap Lalu Memintalah 0

Riri memperbaiki lipatan pashmina yang menutupi kepalanya. Pashmina merah itu nampak anggun menutupi rambut pekatnya. Riri duduk bersa...
 
Copyright © 2012 Main Kata : Blog Menulis dari Hati ~ Template By : Jasriman Sukri

Kamu bisa menulis deskripsi disini