Perisai Hati

Ada hikmah indah, tentang pagi ini...

Duhai keelokan jubah nan wibawa telah hadir disini

Bagaimana aku mampu menenangkan batin

Batinku terusik, terhembus oleh kasih yang lembut

Puji Tuhan... Aku membisik ke dalam relung hati.

Agar ia tenang, tidak bergemuruh terlalu kencang...

---

Sungguh ku butuh perisaiku...

Sungguh ku butuh imanku...

Bolehkah aku menjaga hatiku dan bunga tidurku...

Aku kian rindu puasaku

Aku makin butuh puasaku menjadi perisaiku...

Keprihatinan menguatkan ku, karena menguatkan zuhud

Dinding hijab itu, harus tetap berdiri

Mohon, jangan jerumuskan aku...

Dekatkan aku hanya pada yang halal buatku..

Maka batinku kan kembali tenang..
--- --- --- --- --- 
P.S. Foto Koleksi Pribadi dari Ciwidey, Bandung Selatan 

26 comments:

  1. Mohon, jangan jerumuskan aku...

    Dekatkan aku hanya pada yang halal buatku.. Amieeen....

    Saya suka puisi, tp ga bs2 bikin puisi....

    ReplyDelete
  2. @TM : amien ... hehehe, makasih yah udah turut berdoa buatku... hehehehehe

    ReplyDelete
  3. semoga segera didekatkan sama calon halalnya yaa..

    semoga biar nggak terjerumus sama yang dosa-dosa..

    ReplyDelete
  4. semoga semakin dekat mba... :)

    ReplyDelete
  5. @mas gaphe : makasih yah mas ... amin ^^

    @eks : amin,,, terimakasih kunjungannya yah ^^

    ReplyDelete
  6. oww ... puitis n religius, ilustrasinya jg bagus

    ReplyDelete
  7. @eha : rasanya aku baru kenal namamu, aku kunjungi balik yah ^^v..
    Terimakasih untuk kunjung di karya sederhana ini.. ^^

    ReplyDelete
  8. semoga kita semua selalu dalam lindungan ALLAH SWT

    ReplyDelete
  9. Selalu ada kekaguman ketika membaca sebuah puisi. Tak mudah merangkai kata menjadi indah di baca, berulang kali telah saya coba, namun belum bisa juga.

    Kunjungan balik Teh, tapi maaf, sepertinya saya lebih suka jika disapa Akang daripada Teteh, karena saya adam , bukan hawa ( barangkali Teteh terkecoh dengan kata Sabila ya? Heheh. Gpp, tidak mengurangi rasa dan keinginan untuk bersahabat )

    ReplyDelete
  10. @bang atta : amin,,, semoga lindunganNya tak pernah hilang dan berkurang dari kita... insya Allah yah bang Atta^^

    @Abi SAbila : eh,,,, salah sebut,,,, Akang Abi... rupanya... hihihi,,,, saya juga terkecoh fotonya kayaknya... maaf yah kang,,, tidak bermaksud, hihi....
    Terimakasih banyak kang udah mampir, jadi terharu padahal udah gak sopan manggil teteh, hihi

    ReplyDelete
  11. ajarin dong cara edit css templatenya...

    ReplyDelete
  12. @f4dly : hehehe,,,, fadly kan juga udah bisa kok.... tinggal banyak2in browsing lagi,,, curi2 lihat blog tetangga, lalu browsing,,, daku juga semuanya otodidak, dan yakin pasti Fadly juga akan bisa,,, yakin itu ^^... ayo semangat belajar!!!

    ReplyDelete
  13. bagus sekali kata-katanya :)
    aku pun ingin segera didekatkan dg yg halal :)

    ReplyDelete
  14. @celoteh : mari kita berdoa semoga bisa lebih didekatkan ,,,,, dan yang penting itu berkah untuk kita yah ^_^

    ReplyDelete
  15. "Didekatkan pada yg halal".. apakah ini mengandung prinsip atau hanya sekedar catatan dan hiasan kata-kata. Penegasan ini perlu dan salut buat mereka (apalagi para wanita)yang telah atau sedang berjuang menegak-kan prinsip Agama yg satu itu.

    Maaf ya, kalau komentarnya tak konek.

    ReplyDelete
  16. @om Bangngangan : om/bang,,, sebelumnya salam perkenalan,,, saya sudah berkunjung ke blognya, dan sungguh sajak rendra yang didekasikan itu,,, amat indah om ^^v...
    Menjawab, ini semua terkandung sebuah keinginan memiliki prinsip. Terkait penghambaan yang enggan ditinggalkan. Karena menghamba pada-Nya sungguh teduh. dan Enggan menjauh dari sana adalah berat ketika godaan mulai berdatangan.

    ReplyDelete
  17. @ BSU : terimakasih yah sudah berkunjung ke mari ... ^_^

    @Islam : I have came to your blog... and hey, it needs my effort to read it,,, ^__^ but it kind of cool blog ^^

    ReplyDelete
  18. Godaan memang datang silih berganti.Seperti perubahan yang terus hadir tanpa henti dalam setiap denyut kehidupan yang kita jalani.

    Btw,Kalau tak keberatan, panggil Bang aja (jgn Om), saya masih mahasiswa biasa.hehehee
    Senang bisa mampir dan bersilaturrahmi dengan Saudari.

    ReplyDelete
  19. @bang Aan : hihihihi, ada mahasiswa yang keberatan dipanggil Om... hihi....
    Yah Bang, betul betul, godaan pasti memang selalu ada selama badan ini masih ada di muka bumi yah... aku rasa demikian... dan memang, kehidupan menjadi indah juga buruk pun adalah karena godaan itu ^__^
    makasih bang udah kunjung lagi ^^

    ReplyDelete
  20. puisi yang indah, dalem banget.
    semoga Allah selalu melindungi kita, amin...

    ReplyDelete
  21. kayanya aku belum masuk ke blog mba wied satu persatu deh ^_^
    salut deh mba, selalu ada ide untuk menulis.

    ReplyDelete
  22. @dee : amin ^___^

    @narti : amin, dan terimakasih

    @SDA : saya sudah kunjung balik blognya, menarik lho... terimakasih dan ide ini datang karena kesempatan yang berharga. ^_^

    ReplyDelete

 
Copyright © 2012 Main Kata : Blog Menulis dari Hati ~ Template By : Jasriman Sukri

Kamu bisa menulis deskripsi disini